catatan

Di Balik Suami Sukses ada Istri yang Hebat

2:21 AM

Beberapa hari ini aku senang sekali.

Bagaimana tidak?

Usaha penerbitan yang sempat mengalami beberapa masalah akhir-akhir ini seperti menemukan jalan yang lurus dan sepanjang jalan penuh dengan pepohonan hijau nan menyegarkan. Satu per satu pintu terbuka. Seolah menjawab segala air mata yang pernah tumpah. Maaf lebai hehehe

Tak sedikit yang bilang bahwa ini rezeki dedek bayi di dalam kandungan. Ada saja kebaikan dan kemurahan Allah kurasakan dalam keluarga kecil yang sedang bertumbuh kembang ini. Alhamdulillah, tentu saja.

Hari ini, suami memberitakan kabar yang cukup menyenangkan hati. Terlontar dari bibir betapa beruntungan aku memilikinya. Lelaki hebat dengan segala hal yang ia punya dan berikan untukku dan anak-anak.

Sedang asyiknya aku dengan perasaan beruntung karena dianugerahkannya ia dalam hidup, ia lalu bercerita sedikit tentang Obama dan istrinya.







Hihihi. Kisah yang ia ceritakan itu mungkin sudah sering didengar orang banyak. Tapi jujur saja, aku baru tahu loh ... *ke mana saja diriku?

Aku terhenti di kata "Jangan lagi ada doa buruk." Teringat beberapa waktu lalu. Saking kesalnya karena di mata dan hatiku suami telah melakukan sesuatu yang membuatku menangis semalaman--aslinya bermalam-malam-- sempat kukatakan hal yang tidak enak didengar. Suami yang jauh lebih sabar dibanding aku mengingatkan, agar berhati-hati saat mengeluarkan kata-kata. Ucapan serupa doa. Doa seorang istri cepat didengar Allah. Mohon ampunlah karena itu. 

Hari ini suami mengingatkan itu lagi. Jangan lagi ada doa buruk. Berkeluarga tentu saja tidak hanya melewati jalan yang mulus tiada hambatan. Bahkan jalan tol yang katanya bebas hambatan juga pernah macet atau jalanan rusak, kok. Hehehhe.

Ya, perjalanan beberapa waktu belakangan ini memang naik turun. Banyak rasa yang pernah dicicipi. Tapi satu hal yang benar-benar kutahu. Suami sukses tentu tidak lepas dari hadirnya seorang istri yang hebat.

Walau banyak daftar kekuranganku sebagai seorang istri, sebagai suami, ia tetap sabar menghadapi segala "kebandelanku".

Terima kasih, My lovely Cuntu.

Aku percaya, bintang kita akan bersinar semakin terang. Satu hari nanti.




You Might Also Like

6 comments

  1. amin allahumma amin... semoga keluarga mbak rina selalu diberikan bberkah dan samawa hingga akhir ya mbak. ^_^

    ReplyDelete
  2. Barakallah untuk Kak Rinz sekeluarga ... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mbak Aniz sudah mampir ... barakallah untukmu juga ... :)

      Delete
  3. Setuju suami atau istri sukses pasti ada peran istri atau suami di belakangnya. Banyak yg mengakui itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Evrina, terima kasih sudah mampir di sini :)

      Delete